You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Cipinag Melayu Dipicu Arus Pendek Listrik
photo Nurito - Beritajakarta.id

Arus Pendek Listrik Diduga Picu Kebakaran di Cipinang Melayu

Sebuah warung pisang goreng di Jalan H. Sulaiman RT 03/09 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur terbakar, Kamis (3/4) sekitar pukul 06.12. kebakaran diduga terjadi akibat arus pendek listrik.

"Sekitar 15 menit setelah kejadian api berhasil dipadamkan,'

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, bangunan seluasr 30 meter persegi yang dijadikan tempat usaha rumah tinggal  ini terbakar saat masih tutup. Kejadian pertama kali diketahui warga yang tengah berolahraga.

"Saat warga sedang olahraga melihat ada kepulan asap dari kios tersebut, lalu warga melapor ke petugas Damkar. Dugaan sementara kebakaran dipicu arus pendek listrik," kata Muchtar.

Gulkarmat Jaktim Evakuasi Sanca dari Dapur Rumah Warga

Menurutnya, untuk memadamkan kobaran api, pihaknya mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan 40 personelnya.

"Sekitar 15 menit setelah kejadian api berhasil dipadamkan petugas," terangnya.

Akibat kejadian ini pemilik bangunan harus kehilangan tempat tinggal sekaligus tempat usahanya. Guna penyelidikan lebih lanjut, lokasi kejadian dipasangi garis polisi.

"Kasus kebakaran ditangani aparat Kepolisian sektor Makasar," pungkasnya..

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2010 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye967 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye878 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye850 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye761 personFakhrizal Fakhri